Pemprov Sulut Siapkan KEK Pariwisata di Likupang

Investor calon pengembang pariwisata di Likupang, foto bersama dengan petinggi Sulut.(foto: humas pemprov)

Investor calon pengembang pariwisata di Likupang, foto bersama dengan petinggi Sulut.(foto: humas pemprov)

Sulawesi Utara tidak hanya akan memiliki Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) industri di Bitung, namun juga bakal menciptakan KEK pariwisata di wilayah Likupang, Minut. Bahkan, sudah ada pengusaha yang memiliki lahan luas di kawasan tersebut akan memulai penataan KEK pariwisata itu.

Hal ini terungkap dalam rapat pemaparan rencana pengembangan kawasan wisata Likupang yang dipimpin Wagub Drs Steven Kandouw, Sekprov Edwin Silangen, dan Bupati Minut Vonnie Panambunan, di Ruang Rapat F.J. Tumbelaka Kantor Gubernur, Rabu (8/3) kemarin. Rapat turut dihadiri calon investor, Minahasa Permai Resort Development (MPRD).

Dalam pertemuan ini, MPRD yang bekerja sama dengan Sintesa Group memaparkan rencananya untuk mengembangkan pariwisata daerah, yang terlebih dahulu telah memiliki lahan dan akan menanggung biaya pembangunan areanya berlokasi di Pantai Tanjung Pulisan. Mereka telah memiliki lahan 900 hektar di sana.

MPRD dan Sintesa Group akan membangun sejumlah fasilitas seperti:  hotel, resort, commercial area, watersports, private villa, danau buatan, dan wahana game water. Juga akan membuat kawasan marina tempat berlabuhnya kapal pesiar.

Wagub mengatakan, Pemprov Sulut menyambut baik rencana investasi dan kerjasama MPRD-Sintesa Group untuk pengembangan kawasan wisata di Likupang. “Dengan perencanaan yang baik, ini akan diusulkan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata,” ujar Kandouw.

Wagub menambahkan, sebelumnya rencana telah didukung oleh Presiden Joko Widodo setelah Gubernur Olly Dondokambey memaparkan rencana tersebut. Bahkan, pengembangan pariwisata di Likupang ini merupakan salah satu dari enam prioritas program strategis nasional.

”Pemprov akan langsung action dalam merealisasikan hal ini,” ujar Kandouw. “Dampak ekonomi tidak usah diragukan lagi. PAD, lapangan kerja, dan daya tarik wisata marina tentu akan memberikan kontribusi positif bagi laju pertumbuhan ekonomi,” tambah Wagub.

 

Rencana Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata ini juga, katanya, tentu harus bekerjasama dan sinergi dengan Kabupaten Minut, agar bisa lebih cepat dan optimal.

Senada dengan Wagub, Bupati Minahasa Utara Vonnie Panambunan mengatakan bahwa Pemkab Minut setuju dan mendukung penuh rencana MPRD. “Kami setuju, dan support 100 persen,” ujar Vonnie.

Wagub juga langsung menunjuk Asisten II Rudy Mokoginta untuk mengkordinir gugus tugas yang akan memfasilitasi administrasi antara Pemprov dan investor.

“Bukan hanya itu saja, status tanah akan langsung kita cek, dan jalan menuju Likupang akan segera dibangun sesuai dengan keinginan Pak Gubernur. Jalan dengan lebar 30 meter dan waktu tempuh hanya 30 menit dari Bandara Sam Ratulangi Manado. Ini bentuk komitmen kami memajukan pariwisata dengan membuka akses,” kata Wagub.(ink)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply