Kodam XIII/Merdeka Hadir Mencegah Teroris dari Filipina

MANADO – Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono mengatakan, Kodam XIII/Merdeka yang wilayahnya berbatasan langsung dengan negara lain dengan pulau-pulau terluar membutuhkan pengawasan lebih. Dan, dengan hadirnya Kodam ini akan mendekatkan pengawasan ke wilayah terluar NKRI.

“Kita menyimak di Filipina adanya pergerakan radikalisme. Ada isu terorisme yang akan bermarkas di Joule dan sebagainya. Sehingga dengan adanya Kodam XIII/Merdeka ini akan menangkal dan menunjukkan kondusivitas seperti di wilayah Indonesia lainnya,” kata Mulyono usai upacara peresmian Kodam XIII/Merdeka, di Lapangan Makodam XIII/Merdeka, Selasa (20/12) kemarin.

Mulyono menambahkan cakupan Kodam VII/Wirabuana yang meliputi seluruh wilayah Pulau Sulawesi dirasa sangat sulit. “Kita bis arasakan kinerja menjadi Pangdam apabila terjadi sesuatu dan lain hal. Dengan adanya Kodam XIII/Merdeka sangat baik untuk jangka panjang, dan memudahkan dalam pengawasan,” jelasnya.

Perwira tinggi bintang empat ini juga mengatakan, penambahan personil itu pasti. Namun, penambahan prajurit tidak dilakukan dalam waktu sekaligus, tapi harus bertahap. “Personil dan material, itu konsekuensi dari Angkatan Darat menyiapkan kebutuhan yang diperlukan Kodam. Ini akan dilakukan sesuai Renstra (Rencana Strategis) sampai 2019,” ujar Mulyono.

Ia juga berharap kepada Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Ganip Warsito agar menjaga kedaulatan NKRI dengan sebaik-baiknya, khususnya di tiga provinsi: Sulut, Gorontalo, dan Sulteng. “Tugasnya adalah menjaga dengan sebaik-baiknya. Jangan ada gangguan, jangan ada kerusuhan di wilayah Kodam XIII/Merdeka. Mari kita semua dapat menjaga kondusivitas, agar masyarakat dapat merayakan hari-hari besarnya, teruatama Natal dengan damai bagi umat Nasrani dalam waktu dekat ini,” harap Mulyono.(ink)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply