Perkemahan Kreatif Remaja Sinode GMIM di Tomohon Resmi di Tutup

TOMOHON – Kegiatan Perkemahan Kreatif Remaja Sinode yang dilaksanakan sejak tanggal 3 Juli lalu dan diikuti oleh Rayon Tomohon, Minahasa 1 dan 2, Minut, Bitung dan Langowan ditutup oleh BPMS GMIM Jumat malam. Selaku khadim dalam ibadah penutupan ini, Wakil Ketua bidang ajaran pembinaan dan penggembalaan BPMS GMIM, Pdt Arthur Rumengan M.Teol.

13624471_144945592596052_2006939398_n

Walikota Jimmy F Eman, SE.Ak dalam sambutannya yang dibacakan oleh Wakil Walikota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan yang juga selaku Ketua Umum Panitia Pelaksana mengatakan, sangat bangga kegiatan ini bisa digelar di Kota Tomohon dan berakhir dengan sukses.

“Dalam semangat kebersamaan untuk bersaksi, bersekutu dan melayani saat ini saya mengajak kita semua untuk mempersembahkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan yang Maha Esa karena atas berkat anugerah dan karuniaNya saat ini, kita diperkenankan mengikuti rangkaian acara penutupan PKR Sinode GMIM tahun 2016. Untuk itu, atas nama Pemerintah Kota Tomohon, pribadi dan keluarga Walikota dan Wakil Walikota menyampaikan apresiasi yang tinggi atas diselenggarakannya kegiatan yang bertaraf Sinodal di Kota Tomohon tepatnya di bumi perkemahan Wantol Kelurahan Kayawu Tomohon Utara sampai akhirnya kegiatan ini boleh berada pada tahapan penutupan.

Wawali menambahkan, masa remaja memiliki karateristik perkembangan psikologis yang khas dan berada pada periode unik dalam menapaki serta menentukan masa depannya melalui sebuah proses penemuan jati diri dengan berbagai tantangan dan godaan serta perubahan yang penuh resiko dan tekanan dengan kata lain remaja berada pada masa “Storm and Strained.”

Namun demikian masa periodik ini dapat diimbangi dengan berbagai kegiatan positif aktif antara lain Perkemahan Kreatif yang telah menjadi salah satu program Komisi Pelayanan Remaja Sinode GMIM. “Kegiatan ini menjadi salah satu wadah yang tepat bagi remaja mencari jati diri karakter, sikap dan perkembangan iman karena disini remaja boleh berinteraktif, menjalin solidaritas, mandiri dan menunjukan minat bakat mereka dalam satu kekuatan yang besar dalam mengisi waktu luang atas masa liburan yang lebih berkualitas sepertisaat ini,” ungkap Wawali.

Pada kesempatan tersebut, Walikota menghimbau kepada para remaja agar menjauhkan diri dari pergaulan bebas, mabuk-mabukkan, kecanduan narkoba yang dapat mengakibatkan terjadinya tindak kejahatan.

“Kami berharap remaja bisa tampil smart and smile dalam melaksanakan panggilan tugas sebagai agent of change. Remaja juga sebagai agent of development yang bertugas melancarkan pembangunan disegala bidang,” ujar Wawali Sompotan.

Diakhir sambutannya, Sompotan berharap kepada para remaja untuk mampu memotivasi diri dan secara pro aktif memacu kualitas menjadi generasi yang memiliki iman, sikap mental dan moral yang baik tentu dengan memiliki kemampuan ilmu dan tekhnologi yang memadai karena dipundak kalianlah terletak harapan, keinginan serta cita-cita kemajuan gereja, bangsa dan Negara.

Kepada KPR GMIM,  dia berharap agar tetap memberi pendampingan positif demi terciptanya remaja Kristen yang handal, beriman dan takut akan Tuhan. Jadikan Remaja GMIM sebagai bagian dari komunitas Kristiani yang tekun berdoa, rajin membaca Firman Tuhan.

“Dan kepada seluruh panitia pelaksana bahkan warga masyarakat Kayawu kami memberi apresiasi yang tinggi atas segala daya dan upaya yang telah dilakukan meski tak bisa dipungkiri terdapat tantangan dan hambatan untuk mencapai suksesnya pelaksanaan kegiatan ini,” ungkap Sompotan.

Hadir pula dalam ibadah ini, Sekum BPMS GMIM Pdt DR Hendri CM Runtuwene STh, MSi, Ketua KPR Sinode GMIM Pnt Ir D Moody Rondonuwu, , para Ketua BPMW se-Rayon Tomohon, para Pendeta,Penatua remaja, Pembina remaja, dan seluruh anggota remaja se-rayon Tomohon, Minut, Bitung, Langowan dan rayon Minahasa 1 dan 2 serta para undangan. (adn)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply